Posted on

Fakta Menarik Tentang Kehidupan Sekolah di Jepang – Jepang merupakan negara yang memiliki keunggulan dalam segala hal, termasuk teknologinya yang canggih. Tentu saja, selain karena kemajuan teknologi Jepang, hal ini juga didukung oleh sumber daya manusianya.

Fakta Menarik Tentang Kehidupan Sekolah di JepangFakta Menarik Tentang Kehidupan Sekolah di Jepang

meirapenna – Jepang tidak hanya unggul dalam teknologi, namun juga dalam bidang pendidikan. Bagaimana tidak? Sekolahsekolah di Jepang memiliki standar dan kualitas pendidikan yang berbeda dengan negaranegara lain di dunia, sehingga tidak mengherankan jika Jepang telah banyak melahirkan generasi yang berintelektual tinggi.

Sekolah di Jepang memiliki keunikan yang tidak dimiliki sekolah tidak dimiliki tempat lain di dunia. dunia, misalnya banyak kegiatan festival sekolah atau memakai seragam modern. Pada artikel kali ini kami memberikan informasi tentang fakta menarik tentang keunikan sekolah di Jepang versi Japanlivingguide.com.

– Kehidupan sekolah di Jepang
Sistem pendidikan yang ketat
Berbeda Dengan itu Sistem pendidikan di Indonesia, Jepang juga mempunyai sistem pendidikan yang rumit dimana siswanya merasakan banyak tekanan. Pelajar di Jepang banyak mengikuti kompetisi khususnya dalam bidang akademik, karena dituntut untuk selalu memahami setiap pelajaran.

Sekolah dasar di Jepang tidak menerima ujian sampai mereka siap memasuki kelas empat. Siswa belajar tentang industri lokal, lingkungan hidup dan juga tentang nenek moyang orang Jepang yang banyak berjasa dalam perkembangan daerah tempat mereka tinggal. Tujuan pembelajaran adalah menumbuhkan rasa bangga dan kasih sayang terhadap nenek moyang dan masyarakat setempat.

Di kelas 5, siswa diajarkan untuk memahami sejauh mana lingkungan sekitar mereka. Pendidikan bencana alam diberikan kepada pelajar karena negara ini dianggap sebagai negara yang paling rawan terhadap bencana alam seperti gempa bumi atau gempa bumi. Oleh karena itu, tidak heran jika sejak dini warganya diajarkan untuk bersiap dan tanggap terhadap bencana. Tahap akhir sekolah dasar adalah kelas enam, dimana siswa diajarkan tentang dunia internasional dan peran internasional Jepang.

Siswa sekolah menengah di Jepang biasanya mulai merencanakan masa depan mereka dengan mempersiapkan diri untuk masuk universitas atau mencari pekerjaan paruh waktu di bar atau restoran lainnya.

Karena ketatnya persaingan antar pelajar, tidak heran jika banyak dari mereka yang merasa bosan karena terlalu berambisi dalam bidang pendidikan. Siswa di Jepang ratarata tidak memiliki waktu luang untuk bermain karena lebih memilih berkonsentrasi pada pelajaran di sekolah.

– Sejak kecil mereka diajari bersekolah sendirian
Orang tua di Jepang mulai mengajar anaknya bersekolah sendiri mulai dari sekolah dasar. Ketika siswa berangkat ke sekolah, biasanya mereka menggunakan angkutan umum seperti kereta api atau bus, atau bahkan berangkat bersama teman sekelas yang rumahnya berdekatan.

Meskipun anakanak usia sekolah dasar, tidak seperti di Jepang, pada umumnya tidak diperbolehkan bersekolah sendirian, orang tua mengajarkan anak mereka sikap mandiri sejak usia dini.

– Membersihkan ruang kelas
Sama seperti Indonesia, Jepang juga membersihkan ruang kelas secara individu atau kelompok. Di Indonesia kami menggunakan sistem pos kelas di mana sekelompok anak bergiliran membersihkan meja, bangku, dan menyapu setiap hari. Namun yang membedakannya dengan Jepang adalah tidak adanya petugas kebersihan di sekolah, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan pembersihan lingkungan sekolah biasanya dilakukan secara mandiri atau piket kelas.

– Makan siang di sekolah Jepang
Di sebagian besar negara, siswa biasanya menyiapkan makan siang untuk orang tua mereka atau membeli bahan makanan di toko Gratis , sebaliknya, Jepang. Sekolahsekolah di Jepang memperkenalkan makanan sehat dan bergizi kepada siswanya di sekolah.

Menurut Studyinternational.com, makan siang di Jepang disubsidi besarbesaran oleh pemerintah Jepang untuk mendukung tumbuh kembang anak. Sementara itu, masyarakat dengan pendapatan ratarata biasanya membawa bekal bento untuk anaknya untuk menghemat biaya dibandingkan makan di kantin sekolah.

Biasanya, staf kantin sekolah menyiapkanmenggunakan bahanbahan segar dan sehat, bukan makanan beku.

– Ganti sepatu sekolah
Tahukah Anda bahwa siswa di Jepang memiliki sepatu sekolah yang sama? Tidak hanya seragam sekolah yang sama, siswa di Jepang juga memiliki sepatu standar yang sudah menjadi norma dalam pakaian sekolah.

Setiap siswa wajib mengganti sepatu luar ruangannya saat memasuki sekolah dengan sepatu khusus yang disusun di setiap lemari sepatu. Sepatu ini disebut Uwabutsu atau Uwabaki dan terbuat dari bahan PVC dan biasanya tersedia di Jepang untuk semua tingkatan sekolah.

 Kehidupan Sekolah di Jepang

– Bergabunglah dengan klub sepulang sekolah
Di Indonesia, klub sekolah untuk kegiatan ekstrakurikuler sudah terkenal, begitu pula sekolah di Jepang. Siswa di Jepang dapat berpartisipasi dalam olahraga, seni, sains, dan kegiatan lainnya setelah jam sekolah.

Baca juga : Sejarah Islam dan Kehidupan Muslim di Jepang

Kegiatan yang paling populer di kalangan pelajar cenderung adalah olahraga, khususnya bola basket dan baseball, yang menjadi populer di sana.

– Kursus Gakudou Hoiku / Perawatan
Di beberapa sekolah dasar, kursus keperawatan ditawarkan selama jam sekolah mulai pukul 17.00 hingga 17.00. sampai jam 6 sore. Sekolah swadaya merupakan program tambahan yang dijalankan oleh guru bagi siswa yang orang tuanya memiliki jadwal sibuk dan kesulitan mencari tempat untuk anaknya sepulang sekolah.

Program Gakudou biasanya memerlukan biaya tambahan sekitar 4.000 yen atau sekitar Rp 500.000. Kursus pengobatan yang ditawarkan biasanya meliputi seni lukis, sains, bahasa Inggris, pendidikan jasmani dan berbagai mata pelajaran lainnya.

– Suasana sekolah di Jepang
Waktu sekolah di Jepang dimulai pukul 8:30 pagi. Kelas dimulai dengan tugas administratif seperti melengkapi daftar hadir dan memberikan tugas kelas. Seperti di Indonesia, dimana guru masuk kelas secara bergiliran sesuai mata pelajarannya,

Bahkan di Jepang, guru tidak memiliki ruang kelas sendiri, sehingga pada siang hari mereka berpindah dari satu kelas ke kelas lainnya dengan cara mengambil terlebih dahulu. menyiapkan buku bersamamu. Bahan ajar.

– Kelas tambahan
Sekolah menengah di Jepang biasanya sepulang sekolah atau setelah kegiatan klub, biasanya banyak dari mereka yang mengikuti kelas tambahan. Tujuan dari program pengajaran tambahan adalah untuk mempersiapkan siswa menghadapi ujian masuk perguruan tinggi impian mereka.

Dalam hal ini, siswa di Jepang berada di bawah banyak tekanan karena mereka sangat fokus pada masa depan dan karir mereka setelah lulus. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang tua yang mendukung anaknya dan rela melakukannya. membayar biaya tinggi untuk pelajaran tambahan.

– Peraturan seragam sekolah di Jepang
Bagi kamu pecinta film anime buatan Jepang, jelas ini berlaku juga tidak asing dengan karakter anime. Apakah dia memiliki keistimewaan pada seragam sekolahnya? Sekolahsekolah di Jepang mempunyai peraturan seragamnya sendiri.

Secara umum, siswa memiliki tiga seragam utama berdasarkan sifat musim, misalnya. B. Seragam musim panas, musim semi, musim gugur dan musim dingin. Untuk anak perempuan, mereka mengenakan blus putih, rok, kaus kaki selutut, dasi kupukupu, atau dasi.

Siswa lakilaki biasanya memakai sweater, rompi, kemeja dan celana panjang. Berikut seragam unik yang biasa digunakan pelajar Jepang:

a. Seragam Pelaut / Seragam Pelaut

Seragam jenis ini dirancang khusus untuk siswi di Jepang dan tentunya terinspirasi dari seragam angkatan laut. Seragam pelaut ini terdiri dari blus dengan kerah pelaut dan rok lipit. Tidak semua sekolah memperkenalkan seragam seperti itu, namun desain seragam sekolah ini merupakan desain antimainstream di Jepang.

b. Seragam Sukeban

Istilah Sukeban berarti “gadis gangster” di Jepang. Kebalikan dari seragam bermotif Sukeban adalah Tsuppari atau seragam gangster lakilaki. Dari sudut pandang siswa normal, seragam Sukeban terkesan mengintimidasi, namun terlihat keren dan unik. Baik Sukeban maupun Tsuppari merupakan fenomena seragam sekolah Jepang, dimana seragam tersebut menghidupkan banyak karakter dari film anime, gambar manga (gaya gambar khas Jepang), buku dan band Jepang.

Ada banyak sekolah dan universitas di Jepang yang memiliki akreditasi yang baik. Tidak ada salahnya mencoba peruntungan di luar negeri untuk mencapai citacita. Namun, sebelum Anda memiliki rencana untuk negara tujuan, ada baiknya Anda melihat dulu tips masuk ke universitas dengan spesialisasi pilihan Anda sehingga Anda bisa mengetahui persyaratan apa saja yang harus Anda penuhi agar bisa diterima di negara tersebut. universitas.

Layanan terjemahan Mediamaz kami siap membantu Anda mengatur berbagai jenis dokumen bahasa asing hingga paspor bagi Anda yang ingin membantu jika Anda sedang berbisnis atau belajar di luar negeri. Tentu saja kami juga dapat membantu anda untuk legalisasi ijazah untuk kebutuhan pendidikan anda, sehingga anda tidak perlu ragu lagi untuk memanfaatkan jasa legalisasi segala jenis dokumen dari kami.